Tanya Jawab

Tanya : Apa yang dimaksud dengan wakaf ?

Jawab : Wakaf adalah perbuatan hukum Wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah.

Tanya : Apa pengertian wakaf uang ?

Jawab : Wakaf uang adalah wakaf berupa uang yang dapat dikelola secara produktif, hasilnya dimanfaatkan untuk mauquf alaihi (pihak yang memperoleh manfaat peruntukan harta benda wakaf sesuai kehendak wakif).

Tanya : Apa beda wakaf uang dengan wakaf melalui uang ?

Jawab : Wakaf uang adalah wakaf berupa uang yang dapat dikelola secara produktif, hasilnya dimanfaatkan untuk mauquf alaihi, sedangkan wakaf melalui uang adalah bagian dari wakaf uang yang penyerahannya dalam bentuk uang melalui LKS PWU ( Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang), senilai harga barang yang dimaksud.

Contoh Wakaf Uang :

a. Bapak A ingin mewakafkan 40 sajadah untuk sebuah masjid. Ia menyerahkan uang sebesar Rp 1.000.000 untuk pembelian 40 sajadah dengan nilai per sajadah Rp 25.000 kepada pengurus masjid. Uang Rp 1.000.000 tersebut adalah bagian dari  wakaf uang ( sebelum dibelanjakan untuk pengadaan sajadah uangnya masuk melalui rekening Nazhir wakaf uang yg terdaftar di LKS PWU).

b. Wakaf 1 Ha kebun sawit disuatu tempat diserahkan dalam bentuk uang Rp 50.000.000 (senilai harga kebun 1 Ha tersebut). Maka uang senilai Rp 50.000.000 tersebut adalah bagian dari wakaf uang yang dibelanjakan berupa pengadaan barang wakaf berupa kebun sawit yang uangnya melalui rekening nazhir wakaf uang yang terdaftar di LKS PWU.

Tanya : Ada berapa jenis wakaf uang bila dilihat dari segi jangka waktu ?

Jawab : Ada dua, yaitu Wakaf dalam jangka waktu tertentu dan Wakaf dalam jangka waktu selamanya.

Tanya :  Apa yang dimaksud dengan nazhir ?

Jawab : Nazhir adalah pihak yang menerima harta benda wakaf dari wakif (org yang berwakaf), untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya.